Friday, December 12, 2008
Nada dan puisi datang dan pergi menghampiri mu
Tiada yang mampu merengkuh arti , tangisi hati
Kadang dendam mati yang memenangkan tempat di sisimu
Atau hewan kecil yang luput dari pandanganmu
Kuberserah dalam ketakberdayaan
Berbahagia dengan satu impian
Dan satu kejujuranku, kuingin jadi cicak, di dindingmu…cicak di dindingmu
Hanya suara dan tatapku menemanimu
Dan ku menyadari tanganku takkan mampu meraihmu
Walau cinta tak hanya takkan lelah memberi
Kulepas engkau, ombak hatiku
Bercumbu abadi, meninggalkanku
Namun biarlah kini..kuingin jadi cicak…di dindingmu..
Melekat menemani, membelai dinding jiwamu..
Cicak di Dinding by Dewi Lestari-Recto Verso
Pertama kali baca judul lagu ini "Cicak di dinding" yang terbayang di otak aku itu lagu Cicak-Cicak di Dinding yang sering dinyanyiin waktu jaman TK dulu .... :)
Dan saking penasarannya begitu aku upload MP3 Dewi Lestari di PC, lagu Cicak ini yang pertama kali aku "Click"...dari alunan musik di awal kayanya kuping ini udah langsung bisa terima dan begitu denger liriknya...semakin aku jatuh hati sama lagu ini....
"Kadang ketika kita begitu mencintai, menyayangi dan menginginkan seseorang, tetapi di saat yang sama kita tahu bahwa kita tidak mungkin pernah bisa untuk memilikinya...menjelma jadi apapun kita rela, bahkan jadi mahluk kecil atau benda yang sama sekali tidak pernah diketahui keberadaanya pun kita pasrah..asalkan kita selalu bisa merasa nyaman dengan berada di dekat orang tersebut...mungkin terdengar amat sangat BODOH...tapi kenyataannya banyak orang bodoh di dunia ini yang sebenarnya bukan orang bodoh tetapi bisa berlaku amat sangat bodoh atas nama cinta"
Sunday, December 7, 2008
GOD Just Take Me from This Chaos
0 comments Posted by Me with My Simple Heart at Sunday, December 07, 2008Welcome to My December Rain.. :)
I just want to say :
God help me to get out from this "Chaos", because I don't have any courage to get out from this by my self...You just have two options....1st, You have to take me out from this condition and 2st, You can take all parts of me from this World..... because I am too tired in this "Chaos" ....
Sunday, October 5, 2008
Same Mistake ( PS I L0V3 YoU )
1 comments Posted by Me with My Simple Heart at Sunday, October 05, 2008
Good Morning Monday.....
I did't know why this song keep playing in my mind from the 1st time i woke up from my bed this morning...
I started to turn on my computer and play this song...
Replay..and Replay again...
And suddenly...I think that...
If i could have my second chance, i didn't and don't think that life would end up like this...
Saw the world turning in my sheets
And once again, I cannot sleep
Walk out the door and up the street
Look at the stars beneath my feet
Remember rights that I did wrong
So here I go
Hello, hello.....
There is no place I cannot go
My mind is muddy but
My heart is heavy, does it show
I lose the track that loses me
So here I go
And so I sent some men to fight,
And one came back at dead of night,
said HE'D seen my enemy?"
said "he looked just like me"
So I set out to cut myself
And here I go
I'm not calling for a second chance,
I'm screaming at the top of my voice,
Give me reason, but don't give me choice,
Cos I'll just make the same mistake again,
And maybe someday we will meet
And maybe talk and not just speak
Don't buy the promises 'cause
There are no promises I keep,
and my reflection troubles me so here I go
I'm not calling for a second chance,
I'm screaming at the top of my voice,
Give me reason, but don't give me choice,
Cos I'll just make the same mistake again
So while I'm turning in my sheets
And once again,
I cannot sleep Walk out the door and up the street
Look at the stars Look at the stars, falling down,
And I wonder where, did I go wrong.
But suddenly i know that....
" I can still have a nice smile even if the hard time is among me, no reason to not to smile in every circumstances..
If i have any good to get some good time, i should prepared with the hard when its come…
The world is wide enough to conquer.. and the good things is, God and all my friends willl be around if i need someone to share or talk to.. "
PS : I came into your life and founded many pictures that made me go back through many years before. Pls send my warm hug and "hello" to Darren and Darrel...
Saturday, October 4, 2008
"ROKOK"...Racun atau OBAT???
2 comments Posted by Me with My Simple Heart at Saturday, October 04, 2008Satu kebiasaan buruk diantara banyak kebiasaan buruk yang aku punya dan sangat sulit untuk dihilangkan yaitu MEROKOK. Aku lupa kapan tepatnya aku mulai belajar menghisap benda putih kecil yang panjang itu tetapi aku masih ingat kapan tepatnya ROKOK menjadi salah satu kebutuhan pokok dalam hidupku dan sampai hari ini aku masih mengutuk hari itu dan penyebab dari kebiasaan buruk ini…huhuhu terkutuklah “KAU” penyebab dari kerusakan organ paru-paru di tubuhku!!!!
Memang benar petuah-petuah bijak yang bilang, jangan salahkan keadaan ataupun orang atas keadaan atau kebiasaan buruk yang kamu miliki dan dalam kasusku adalah MEROKOK, karena yang menentukkan aku mulai ataupun harus berhenti dari kecanduan ROKOK ini hanyalah diriku sendiri. Hmm…tapi yang namanya manusia selalu saja mencari pembenaran atas kesalahannya sendiri dan aku adalah manusia, jadi aku berhak untuk mencari kambing hitam untuk pembenaran dalam kegiatan hisap menghisap ini….
Aku sendiri bingung sebenarnya kandungan apa yang terdapat di dalam ROKOK tersebut, kalau menurut ilmu pengetahuan dan artikel-artikel menakutkan yang sering aku baca dari forward-an email teman-teman yang sangat sayang padaku, di dalam sebatang kecil ROKOK itu terdapat nikotin dan banyak sekali racun-racun yang bisa merusak fungsi tubuh, terutama PARU-PARU tetapi sampai detik ini aku masih bingung zat dan kandungan apa yang terdapat di dalam ROKOK, yang bisa membuat pikiran yang tersumbat dari ide-ide cemerlang menjadi lancar kembali dan entah obat apa yang terdapat di dalam ROKOK, yang bisa membuat semua kegelisahan, ketakutan dan pikiran STRESS menjadi hilang seketika setelah hisapan pertama.
Dan satu lagi dampak positive ROKOK bagiku adalah lambang kebersamaan dan media yang tepat untuk bisa mencari teman sehati dan teman curhat sejati, karena beberapa bulan terakhir ini satu persahabatan terjalin karena kami mengetahui bahwa satu sama lain adalah manusia penghisap di saat yang sama setelah makan siang kedua kami di kantor baru dan satu persahabatan lagi terjalin berawal dari korek api yang kupinjam yang berlanjut dengan perkenalan dan obrolan seru di tangga kantor .
Terlepas dari baik buruknya ROKOK, sampai detik ini saat jari-jariku bermain-main di atas keyboard, toh aku masih menikmati kecanduan dari menghisap benda yang satu ini dan efek negative yang bisa kurasakan hanyalah ROKOK membuat jatah tabungan bulanan berkurang.
VIVA A “M_L_” BUKAN BASA BASI!!!! … (Sensor…ini bukan iklan rokok loh… :p )
For ‘Poe and My Bro’ … our friendship begin from one piece of cigarette ……
What kind of Life that I want to have?
0 comments Posted by Me with My Simple Heart at Saturday, October 04, 2008Manusia selalu menginginkan sesuatu yang baik terjadi di dalam hidupnya, begitu pula dengan aku. Sewaktu kecil aku selalu bermimpi, setelah besar nanti aku ingin menjadi orang sukses yang bahagia, punya keluarga yang harmonis dan saling menyayangi satu sama lain, punya rumah yang mungil dan hangat yang dikelilingi oleh taman yang luas, hijau serta dipenuhi bunga-bunga dan dilengkapi dengan kolam ikan berbentuk bulat, dengan jembatan kayu kecil yang menghubungkan satu sisi kolam dengan sisi lainnya dan dilengkapi dengan air mancur kecil yang keluar dari periuk air yang dibawa oleh hiasan batu berbentuk putri duyung, punya pekerjaan dan karir yang sukses walaupun aku tidak tahu professi dan pekerjaan apa yang ingin aku geluti, punya mobil yang mungil dan dengan “bentuk body bulat” yang setia menemaniku jalan kemanapun aku mau (pada masa itu, aku tergila-gila dengan mobil keluaran Toyota merk Starlet), punya rejeki lebih supaya bisa jalan-jalan keliling Indonesia bahkan sampai keliling dunia dan punya uang banyak sehingga aku bisa membantu orang-orang di sekitar aku.
Angan-angan dan cita-cita yang sangat indah bukan di masa itu? Berangkat dari keinginan-keinginan itu pulalah, kupacu diri dan semangatku untuk selalu belajar dan berprestasi di sekolah. Dari mulai SD sampai kuliah, kuisi hari-hariku dengan buku-buku pelajaran, tugas-tugas sekolah serta les beberapa mata pelajaran, aktif di beberapa organisasi sekolah dan acara-acara sekolah disamping kehidupan bermain dan kumpul-kumpul dirumah teman ataupun sekedar jalan ke mall yang tidak pernah kulewatkan juga. Hasilnya prestasi yang cukup baik selama di bangku SD sampai SMA yang bisa membuat kedua orang tuaku tersenyum bangga dan membuat aku cukup merasa puas dengan jerih payahku. Beranjak lebih lagi, satu bangku kuliah di sebuah perguruan tinggi negri bisa aku peroleh, dan selama masa kuliah itu pula, aku mulai mencoba untuk masuk ke dunia sosial, sempat beberapa kali mengunjungi rumah singgah dan menjadi pekerja sosial untuk orang-orang yang memiliki keterbatasan dalam indra penglihatan, selain itu naluri untuk mencari tambahan uang sakupun mengantar aku menjadi Guru Privat anak SD. Kujalani semua kehidupan kuliah dengan semangat berprestasi yang tinggi pula, sampai akhirnya aku lulus dengan IPK sedikit di atas rata-rata. Haha….Enam Belas tahun dalam proses yang sangat melelahkan tapi berakhir dengan indah dan penuh kebanggaan bukan?
Tapi kehidupan tidak cuma berakhir setelah aku mengantongi gelar sarjana, justru kehidupan yang sesungguhnya dimulai ketika Bapak Rektor memindahkan tali toga aku dari kiri ke kanan. Berawal pada hari itu impian kehidupan masa kecilku ditentukan, apakah mimpi akan menjadi kenyataan ataukah mimpi indah masa kecil hanya akan menjadi sebatas mimpi saja.
Sampai saat ini, sampai detik ini ketika aku mengetik kata demi kata, memutar balik memori ingatan aku ke masa dimana impian akan masa depan aku bentuk, aku merasa aku masih berjuang untuk mewujudkan mimpi itu, lima tahun delapan bulan telah berjalan, tiga perusahaan, tiga profesi, keluarga kecil yang baru kujalani dan kehidupan keluarga yang dibumbui dengan kejadian-kejadian yang membuat aku merasa sedang menjalani “SHOCK THERAPHY” ataupun dipacu jantung dengan menggunakan “ALAT KEJUT LISTRIK”.
Kadang aku merasa aku telah berlari kencang tetapi semakin cepat aku berlari rasanya semakin cepat pula mimpi itu berlari menjauh, ketika malam datang kadang aku merasa lelah dan kehilangan semangat yang pernah kumiliki untuk berlari mengejar mimpi di depan, kadang aku berpikir untuk memutar arah dan kembali memikirkan kehidupan seperti apa yang ingin kumiliki sekarang dan di masa depan. Tetapi ketakutan untuk terus mengejar dan mendapatkan kegagalan adalah LEMAH sama dengan kelelahan adalah LEMAH dan aku bukan orang LEMAH. Aku adalah aku yang telah berhasil melalui enam belas tahun proses yang berakhir dengan piala kebanggaan. Fase pertama telah berhasil membuktikan bahwa aku tidak LEMAH, fase kedua ini adalah proses pembuktian bahwa aku tidak LEMAH tetapi fase kedua adalah fase lanjutan dari fase pertama dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi sehingga Tuhan akan memberikan kekuatan yang lebih pula kepada aku.
“Tuhan tidak akan pernah membiarkan anakNya untuk tenggelam dalam masalah yang lebih besar dari kemampuan yang dimiliki anakNya” dan “Peluang itu selalu ada hasilnya untuk orang yang berani mengambilnya, tetapi tidak akan ada hasilnya untuk orang yang tidak berani mengambilnya, karena orang yang berani memiliki 50% peluang untuk berhasil dan 50% peluang untuk gagal, tetapi orang yang tidak berani hanya memiliki 100% peluang untuk gagal” .
Mimpi itu masih ada di depan, masa depan dan kehidupan yang aku mimpikan di masa kecil adalah sebuah kenyataan yang menanti aku di depan sana, sekarang yang perlu aku lakukan hanyalah berusaha terus, berlari lebih kencang dan selalu berpegang serta berdoa kepada pemilik alam semesta untuk mendekap mimpi kehidupan yang aku rangkai jauh – jauh hari sebelum detik ini.
Ada yang bilang bahwa hidup manusia itu senantiasa berubah dan berubah, perubahan bisa terjadi kapan saja dan dalam batasan waktu yang tidak tentu, bisa dalam hitungan tahun, bulan, hari, jam bahkan detik. Kadang ketika saya berpikir mengenai perubahan, maka timbul suatu pemikiran dimana ada tuntutan dalam hidup yang mengharuskan kita untuk selalu berlari mengejar perubahan dan beradaptasi dengan keadaan – keadaan baru. Dunia terus berubah, bahkan Tuhan pun menyukai perubahan, lihat saja musim yang selalu berganti atau ciptaan-Nya yang secara alami selalu berubah seiring perjalanan waktu.
Tahukan Anda bahwa hari ini adalah hasil dari hari kemarin, apabila kita terus memperlakukan hari ini sama dengan hari kemarin, maka hari esok akan tetap sama seperti hari ini dan pada suatu saat nanti kita akan dikagetkan oleh suatu kenyataan ketika kita menyadari bahwa posisi dan keadaan kita sekarang ternyata sama dengan keadaan kita sebelumnya tanpa ada satu pun perubahan yang kita hasilkan.
Tahukan Anda bila kita menolak untuk berubah di saat orang lain dan lingkungan di sekitar kita berusaha untuk berlari ke arah yang lebih baik , maka sebenarnya kita sedang menjauhkan diri dari kemampuan untuk menghasilkan yang lebih baik dan yang lebih hebat terutama untuk diri kita.
Ada sebuah artikel yang pernah saya baca mengenai “Trend jam buatan Swiss”. Tak dapat disangkal lagi bahwa jam buatan Swiss sangat popular pada tahun 40an. Bayangkan saja, 80% dari semua jam yang dijual di dunia ini adalah buatan Swiss. Pada akhir tahun 50an penemuan jam dengan sistem digital disodorkan kepada para pemimpin perusahaan jam Swiss. Sayangnya mereka anti dengan perubahan. Mereka menolak gagasan baru ini karena sudah merasa memiliki perusahaan jam yang paling populer dan paling bergengsi di dunia. Orang yang mengembangkan jam digital ini kemudian menjual idenya kepada Seiko di Jepang. Hasilnya…. meledak di pasaran! Jam buatan Swiss terus merosot dan kalah bersaing dengan jam yang menggunakan sistem digital. Dulu jam buatan Swiss menguasai 80% pasar dunia, namun sekarang 80% jam yang dijual di seluruh dunia menggunakan sistem digital! Ah, seandainya saja perusahaan jam di Swiss mau menerima sistem yang baru dan berani mengadakan perubahan. Seandainya saja mereka terbuka dengan hal-hal baru. Memang konyol melihat orang-orang yang lebih suka mati daripada memilih untuk melakukan perubahan.
Mari kita mulai berlari dan mengisi hidup kita dengan perubahan-perubahan, sekecil apapun perubahan yang kita lakukan akan selalu memiliki dampak positive bagi hidup kita. Seperti perubahan kecil yang telah saya lakukan, pagi ini saya bangun jauh lebih pagi dari biasanya hanya untuk membuat satu artikel motivasi yang sedang Anda baca dengan ditemani secangkir kopi pahit. Suara kicau burung dan sejuknya udara pagi yang tidak pernah saya dapatkan hari-hari sebelumnya sepertinya memberikan saya semangat lebih untuk menjalani hari ini dan setidaknya hari yang diawali jauh lebih pagi ini akan membuat saya terhindar dari absen berwarna merah.
(Diadaptasi dari Mario Teguh for my 1st Indonesian Tower Buletin)




