Sunday, May 10, 2009
" The Great Successful Persons have used their imagination,
They think ahead and create their mental picture,
and then go to work materializing that picture in all its details,
filling in here, adding a little here, altering this a bit and that a bit, but steadily building "
Sabtu yang penuh tawa di pojokan Sky Dinning
0 comments Posted by Me with My Simple Heart at Sunday, May 10, 2009Sabtu malam yang menyenangkan, nungkrung-nungkrung di salah satu pojokan Plangi-Sky Dinning ditemani lima orang makhluk yang berbeda kepribadian dan bentuk, ada dua Batak, satu Timor, satu Jawa dan satu Arab....ahahaha..mungkin terdengar agak sedikit SARA, tapi itulah kami, memang suka sedikit "ceng-ceng an" dengan asal usul tapi tidak terpisahkan dengan perbedaan yang ada.
Layaknya ritual pertemuan kami, pasti diawali dengan saling memeluk, cium pipi kanan dan kiri kemudian sibuk berdebat "mau duduk dimana nie? n enaknya makan apa yah?????"
Setelah 5 menit, berjalan dari satu ujung ke ujung lain akhirnya kami memilih salah satu tempat di pojokan, yang tidak terlalu terkontaminasi dengan hingar bingarnya suara live musik dan orang yang lalu lalang.
Ditemani makanan, minuman dan tiga bungkus rokok Sampoerna Mild, obrolan dimulai dengan membicarakan pekerjaan kami masing-masing dan bla..bla...bla, yang spesial malahan ketika percakapan mengenai masa lalu dimulai, "Flash Back Time", dari mulai senyum hingga tertawa terbahak-bahak dibuatnya, mengenang dan berkumpul dengan kawan-kawan lama memang mengasyikan!, Sayang… harus berakhir dengan pelukan erat perpisahan, karena saat itu jam sudah menunjukkan pukul 01.00.
" Siklus kehidupan ini membuat seseorang tak banyak memiliki teman sejati. Selama hampir lima tahun sejak pertemuan kita, aku merasa bahwa kita sama-sama mampu membantu di dalam berbagai cara, kita punya rasa simpatik yang sama dalam suka dan duka, kita mampu meperkenalkan satu sama lain pada hal-hal yang berguna dan kita mempunyai rasa persahabatan itu, walaupun kadang ada kemarahan diantara kita tapi semuanya itu selalu diakhiri dengan senyum dan kata maaf. Percaya atau tidak kalian semua adalah salah satu kebahagiaan dalam hidup ini...many thanks for u guys, i love u all and hopefully our friendship will last forever and ever"
Monday, May 4, 2009
Aku butuh lebih banyak penawar!!!!!!!
0 comments Posted by Me with My Simple Heart at Monday, May 04, 2009Hari ini sama seperti hari-hari kemarin,
Penyiksaan masih terus berlanjut,
Dan aku sedang bertahan untuk bisa keluar dari medan siksaan ini,
Pffuhhhh.............
Sesuatu yang berada amat sangat dekat tetapi rasanya jauh,
Mustahil untuk digenggam,
Mustahil untuk didekap,
Sampai kapan aku cukup kuat,
Menahan rasa haus yang setiap hari bertambah dosisnya,
Haus akan sesuatu yang dinamakan kasih sayang dan cinta,
Sepertinya aku butuh lebih banyak penawar daripada hanya seteguk keikhlasan dan dua teguk kepasrahan yang aku miliki saat ini.
NB :
" I hate this part right here, but believe me i am trying so hard to find my way back"
Saturday, April 25, 2009
Arghhhhhhhhhhhhhh.......................................
Kesabaran ini semakin lama semakin menipis,
Kekuatan ini semakin lama semakin menghilang,
Keyakinan ini semakin lama semakin tenggelam,
Aku cuma manusia yang punya kepasrahan, kepasrahan pada hidup yang sekarang sedang kupijak dan mulai bertanya apakah Tuhan itu ada?
Maafku untuk hidup dan empunya hidup, karena rasa syukur atas "cinta" yang Kau berikan tidak pernah bisa kuyakini....yang aku yakin sekarang "cinta" itu telah lama hilang dan aku tak kan pernah lagi bisa untuk menyakininya....
Aku hanya tinggal menunggu waktuku tiba, waktu dimana aku punya cukup keberanian untuk menembus ruang waktu dan keluar dari kotak rapuh ini.
Thursday, March 5, 2009
JUST DO MY BEST and My Jesus Christ will take the rest
0 comments Posted by Me with My Simple Heart at Thursday, March 05, 2009"Come into me, all ye that labor and are heavy laden, and I will give you rest. Take my yoke upon you, and learn of me; for I am meek and lowly in heart: and ye shall find rest unto your souls. For my yoke is easy, and my burden is light."
Like my lovely brother said, I just need to do my BEST and let the GOD take a rest.... :)
Sunday, March 1, 2009
Iseng-iseng masuk BLOG Poe... eh nemuin link buat test kepribadian, jadi daripada bengong, klak klik klak klik mouse gak tau mau ngapain, ya udah coba-coba deh ngisi test itu dan hasilnya adalah :
Your view on yourself:
You are down-to-earth and people like you because you are so straightforward. You are an efficient problem solver because you will listen to both sides of an argument before making a decision that usually appeals to both parties.
The type of girlfriend/boyfriend you are looking for:
You like serious, smart and determined people. You don't judge a book by its cover, so good-looking people aren't necessarily your style. This makes you an attractive person in many people's eyes.
Your readiness to commit to a relationship:
You are ready to commit as soon as you meet the right person. And you believe you will pretty much know as soon as you might that person.
The seriousness of your love:
Your have very sensible tactics when approaching the opposite sex. In many ways people find your straightforwardness attractive, so you will find yourself with plenty of dates.
Your views on education:
Education is very important in life. You want to study hard and learn as much as you can.
The right job for you:
You're a practical person and will choose a secure job with a steady income. Knowing what you like to do is important. Find a regular job doing just that and you'll be set for life.
How do you view success:
You are afraid of failure and scared to have a go at the career you would like to have in case you don't succeed. Don't give up when you haven't yet even started! Be courageous.
What are you most afraid of:
You are concerned about your image and the way others see you. This means that you try very hard to be accepted by other people. It's time for you to believe in who you are, not what you wear.
Who is your true self:
You are mature, reasonable, honest and give good advice. People ask for your comments on all sorts of different issues. Sometimes you might find yourself in a dilemma when trapped with a problem, which your heart rather than your head needs to solve.
Setelah dibaca-baca sepertinya hasilnya lumayan mendekati kepribadianku loh... :)
Thursday, January 29, 2009
Perasaan Hati versus Logika Otak
1 comments Posted by Me with My Simple Heart at Thursday, January 29, 2009Seminggu ini penyakit susah tidur atau yang lebih sering dikenal dengan istilah keren “Insomnia” kembali mampir dalam hidup aku. Seperti hari-hari kemarin, pagi ini pun saat jam dinding menunjukkan angka 04.00, mataku masih tidak bisa tertutup, padahal badan ini sudah sangat lelah apalagi ditambah migren yang belum pergi juga dari tadi siang.
Sebenarnya aku tahu benar apa yang menyebabkan hal ini terjadi, tapi sayangnya aku Cuma bisa menduga penyebabnya tanpa punya kemampuan untuk mengatasinya…atau mungkin aku tahu bagaimana cara mengatasinya tetapi aku tidak cukup kuat untuk mencoba mengatasi semuanya. Jadi kucoba untuk mengikuti nasihat seorang teman, kutulis semua yang ada di dalam pikiranku dan ketika aku mencurahkan semua pikiran, beban dan keresahan yang ada di dalam setiap bagian dari tubuh ini, aku hanya berharap ada sebagian yang ikut keluar juga.
Otak aku rasanya ingin terus berfikir, mencari jawaban dan semua alasan-alasan yang rasional dan dibenarkan oleh moral dan hukum di dunia manapun termasuk dunia akherat, sementara hati ini rasanya terus gelisah dan melontarkan penyangkalan-penyangkalan dari hasil pemikiran si otak.
Otak dan hati memang dua hal yang amat sulit disatukan dalam hal pemahaman dan kerangka berpikir, kadang otak mengharuskan untuk berjalan ke arah kanan dan hati menginginkan untuk berbelok ke arah kiri. Dua arah yang berbeda yang kemungkinan menghasilkan dua tujuan lokasi yang berbeda pula.
Selama ini aku lebih banyak menggunakan hati dalam bertindak, dan mengacuhkan perintah-perintah otak. Selama ini hati lebih banyak mendominasi dan otak lebih banyak diremehkan. Pemikiran yang sederhana, ketika aku ikuti kata hati, maka hasilnya hatiku bahagia….tetapi ketika aku ikuti perintah otak, maka kadang hatiku menangis dan sedih. Dan aku adalah sosok manusia, yang ingin selalu bahagia daripada mengalami kesedihan…
Kembali hari ini pembuktian diri bahwa aku belum cukup dewasa dalam memaknai apa kata hati dan bagaimana menyelaraskan antara keinginan hati dan perintah otak. Sepertinya umur yang semakin bertambah belum juga sejalan dengan pertambahan kedewasaan. Bagaimana mungkin aku masih bisa mempertanyakan dan juga menyesali satu keputusan yang kujalani dari hasil pemikiran otak yang menurut salah seorang sahabat ku, itu adalah keputusan terbaik dan terhebat yang pernah aku ambil.
Apa benar namanya keputusan yang baik dan hebat, kalau hasilnya cuma bisa membuat hati ini menangis dan bersedih?
Betapa sulitnya mengesampingkan apa yang dirasakan oleh hati demi sebuah tujuan mulia dan pemikiran rasional yang dihasilkan oleh otak yang bisa diterima oleh logika berpikir setiap mahkluk Tuhan dari semua aliran kepercayaan-Nya. Apa memang takdirnya di dunia ini bahwa hati memang tidak pernah bisa selaras dengan otak, layaknya matahari dengan bulan, kiri dengan kanan, yin dengan yang ataupun hitam dengan putih?
Aku cuma mau tertawa lepas dan hidup bahagia, aku benci menangis dan hidup dalam kesedihan. Aku cuma mau kehangatan dan kenyamanan, aku benci merasakan dingin dan kesendirian. Aku cuma mau kembali mengikuti keinginan hati bukan logika berpikir dari si Otak….tetapi waktu terus berjalan dan aku tidak punya daya dan kuasa untuk mengembalikan waktu ke saat sebelum semuanya ini dimulai.
Dari sini aku belajar bahwa pengorbanan yang cukup besar adalah SAAT KETIKA AKU HARUS BISA MENGALAHKAN SESUATU YANG KELUAR DARI HATI DAN TIMBUL DARI PERASAAN UNTUK SESUATU HAL YANG LEBIH BISA DITERIMA OLEH AKAL PIKIRAN ORANG LAIN, YANG MUNGKIN BERTENTANGAN DENGAN AKAL PIKIRAN AKU SENDIRI SAAT AKU SEBAGAI PELAKSANANYA UNTUK SESUATU HAL YANG DIYAKINI AKAN MEMBAWA KEBAIKAN BAGI DIRI KU DI MASA DEPAN.




