Tuesday, September 15, 2009
Tiga puluh menit menuju pintu ke dunia luar................ tapi sesampainya di menit ke tiga puluh, kemana yah kaki ini harus melangkah?
Arghhhh..... ada apa dengan Fella hari ini?
Ingin sekali rasanya kulempar semua benda yang ada di atas meja kerjaku ke muka orang-orang yang kuanggap menyebalkan seharian ini, dan apabila diandaikan dengan metodologi sebuah RUDAL dengan target "orang-orang yang menyebalkan yang kusebut di awal", maka aku yakin semua benda itu akan kembali mengarah padaku sebagai target, karena hari ini aku mengakui dengan kesadaran yang penuh bahwa akulah orang yang paling menyebalkan hari ini.
Hmm.... three minutes to go.... just want to go from here to..........
Sunday, August 16, 2009
Sunday, August 9, 2009
Two days without saying any words
0 comments Posted by Me with My Simple Heart at Sunday, August 09, 2009Have you ever been in the situation that there were no one arround you and you didn't talk to anybody or made a conversation with others?
I did it for two days, only me, my self and i stayed in my room and spent the days with reading a book, blogging through my laptop and also listening my favourite songs.
I found that it was very hard not talking for a whole day, because i realize that i am really really talkative person, but i felt that it is a good thing for me, i could feel my emptiness.
I know there is something missing in my lives, but i don't know what it is. I often believed that getting into a relationship with another human will fullfill that void, but often i'm wrong. I usually look for material gain and all physical things i can grab on, yet loneliness and fear still creep in my minds. I seek friendship, peers for popularity and acceptance, yet i often get frustrated.
The first problem is i'm too self centered. I always seek the things that can fullfill my needs and not what i can share to others.
And secondly, i lost my faith to God and i doubt Him because of my stupid thing that He never exist for me in my bad circumtances.
Pfuuuhh.....that was the biggest mistake!!!!!!
I have to take a moment to step back and i have to think that i do believe in Him, maybe i don't understand things that i've been facing, but what seems like a curse now may actually be building blocks and stepping stones for something much greater later on in my life. I should trust God to give me what is best for me and that He will give it in its proper time.
I just said, "Lord, this is what I need and this is what I want but It's in your hands. So, I surrender and I will keep my hand out of it. I am willing to trust You always and I know that You never let me down"
There's a face in the mirror and you close your eyes;


"Happy and Wonderful Life, that's where i'm going..... :) "
"And the last, The Faith to the one who created me, The One, who truly love me and accept me of what i really am. Jesus Christ is a guideline for happy and fullfilling life. From now, that's where i'm going"
Friday, July 31, 2009
THIS HAS BEEN WRITTEN BY A MAN
0 comments Posted by Me with My Simple Heart at Friday, July 31, 2009I got this following article from "Blog Walking" activity a few minute ago.....
After read it, i though this was so damn good article and i decided to keep it for my self who will be going to "30" ...... hahaha...
This is for all you girls 30 years and over and for those who areturning 30, and for those who are scared of moving into their 30's. AND for guys who are scared of girls over 30!
This was written by Andy Rooney from CBS 60 Minutes.
Andy Rooney says:
"As I grow in age, I value women who are over 30 most of all. Here are just a few reasons why?"
A woman over 30 will never wake you in the middle of the night to ask, "What are you thinking?" She doesn't care what you think. If a woman over 30 doesn't want to watch the game, she doesn't sit around whining about it! She does something she wants to do. And, it's usually something more interesting.
A woman over 30 knows herself well enough to be assured in who she is, what she is, what she wants and from whom. Few women past the age of 30 give a damn what you might think about her or what she's doing. Women over 30 are dignified. They seldom have a screaming match with you at the opera or in the middle of an expensive restaurant. Of course, if you deserve it, they won't hesitate to shoot you, if they think they can get away with it. Older women are generous with praise, often undeserved. They know what it's like to be unappreciated.
A woman over 30 has the self-assurance to introduce you to her women friends. A younger woman with a man will often ignore even her best friend because she doesn't trust the guy with other women. Women over 30 couldn't care less if you're attracted to her friends because she knows her friends won't betray her.
Women get psychic as they age. You never have to confess your sins to a woman over 30. They always know. A woman over 30 looks good wearing bright red lipstick. This is not true of younger women. Once you get past a wrinkle or two, a woman over 30 is far sexier than her younger counterpart.
Older women are forthright and honest. They'll tell you right off if you are a jerk if you are acting like one! You don't ever have to wonder where you stand with her. Yes, we praise women over 30 for a multitude of reasons. Unfortunately, it's not reciprocal. For every stunning, smart, well-coiffed hot woman of 30+, there is a bald, paunchy relic in yellow pants making a fool of himself with some 22-year-old waitress.
Ladies, I apologize. For all those men who say, "Why buy the cow when you can get the milk for free".
Here's an update for you....
Nowadays 80% of women are against marriage, why? Because women realize it's not worth buying an entire PIG, just to get a little sausage.

Well ... well ... am I glad being 30 something year old woman? I'll say it out loud, I AM!!!!
Wednesday, July 22, 2009
Lagi dan lagi kalimat yang sangat mengganggu pikiranku beberapa minggu terakhir ini keluar dari mulut “Pak Bos” di depan forum meeting hari ini, padahal di meeting tersebut ada beberapa GM dan Manager yang hadir dari beberapa divisi.
“Arggghh.............Bos ku….kenapa “statement” itu harus selalu ada dalam setiap meeting-meeting yang kita lakukan? “
“Tahukah kamu kalau kalimat sesederhana itu, sudah bisa menjatuhkan mental dan motivasi kerja yang cukup sulit kubangun di bawah bayang-bayang pekerjaan masa lalu, tuntutan pekerjaan sekarang dan tentu saja tekanan masalah-masalah pribadi yang sedang kuhadapi?”
Satu hal pelajaran hidup yang aku pelajari hari ini adalah fakta bahwa setiap orang ingin mendapat pengakuan atau penghargaan atas pekerjaan yang dilakukannya dan ini berlaku bagi siapapun, dan bagiku semuanya itu tidak hanya diukur oleh besaran nilai rupiah serta banyaknya tunjangan ataupun kompensasi yang aku dapat setiap bulannya, ada hal yang lain dalam bentuk pujian dan penghargaan atas terselesaikannya suatu pekerjaan dengan baik yang bisa memberikan kepuasan batin dan menjadi motivator utama dalam bekerja serta bisa memberikan pengaruh positive dalam menghasilkan yang terbaik sekarang dan ke depannya.
Hal yang aku rasakan hari ini adalah ketidakperhatian mu pada hasil kerjaku memunculkan pertanyaan dan bisikan-bisikan SETAN di dalam pikiran ini, "Apa artinya kerja mati-matian jika tidak ada seorangpun yang memperhatikan, dan prestasinya tidak memberikan perbedaan apapun".
Dear Pak Bos,
Tolong disadari bahwa ada kekuatan dari hanya sekedar memberikan pujian, pengakuan dan penghargaan, baik yang informal maupun formal. Jangan “pukul rata” dalam memotivasi setiap karyawan, karena kami terbentuk dari pribadi dan dipicu oleh kebutuhan-kebutuhan yang berbeda, ada pribadi-pribadi, termasuk aku yang tidak hanya puas dengan menerima umpan balik atau rewards sekali setahun, itupun setelah mengalami pemotongan untuk TAT dan BONUS yang tidak kunjung keluar….(hehehe…..koq jadi curhat colongan yah??? ). Pujian, pengakuan dan penghargaan bukan lagi pilihan dalam memanajemen karyawan, tapi sudah merupakan keharusan. Hanya dengan proses inilah, setiap lingkungan kerja akan semakin produktif, motivatif, progresif dan enjoyable.
Friday, July 17, 2009
Rasa ini dapat membuatku berkorban dan menderita hanya untuk melihat kau bahagia.
Menakjubkan apabila aku merenungkan bagaimana rasa ini mengubah kehidupanku. Semua yang telah kau berikan adalah pembelajaran bagiku untuk bisa menemukan kualitas diriku melalui dirimu, aku akan selalu ingat perkataanmu bahkan ketika rasa sakit itu datang, kita harus biarkan itu mengalir, biarkan rasa sakit itu berjalan karena rasa sayang yang tulus tidak selalu memberikan apa yang aku ataupun kamu butuhkan, atau apa yang aku atau kamu inginkan.
Mungkin pandanganku agak sedikit berbeda dengan orang kebanyakan, tetapi aku merasa rasa sayang antara kita, lebih luas dan lebih berarti daripada hanya sekedar rasa cinta, dan walaupun sangat sulit untuk mengartikan perasaan ini, terutama ketika perasaan terancam kehilangan atas sesuatu yang tidak ada sedikitpun hak ku ada atas kehidupan tersebut tidak bisa kuabaikan, tetapi karena aku sungguh-sungguh menyayangimu maka aku harus membangun keihklasan dan ketegaran sambil berusaha keras untuk sementara waktu mencoba bertopeng di balik senyuman, cukup satu hal yang kita yakini, kalau perasaan itu pernah ada dan perasaan itu sudah membuat kita menjadi pribadi lain yang lebih tumbuh dan berarti, dan selanjutnya perasaan itu akan tetap ada dan berarti hanya dalam bentuk yang akan jauh berbeda.
NOTE : As our logic said, we had to let us free and fly, but one thing for sure, you will always be a best part of me, and i will always be a best part of you, we will always support each other and time will heal our loosing feeling.
Hmm.......let me say for the last time, that i love u and u are so amazing!!!!!!!!!! miss our time so much......... :)
Monday, July 13, 2009
Ternyata "Matahari" masih terasa teriknya
0 comments Posted by Me with My Simple Heart at Monday, July 13, 2009Kenapa yah "Matahari" siang ini terasa lebih terik dari siang-siang kemarin?
Membuat semua energi positif menguap hilang tanpa berbekas, termasuk juga napsu makan......
Cukup kenyang rasanya dengan semua asupan-asupan yang masuk lewat celah-celah mata dan telinga, yang kemudian tanpa dicerna oleh otak dan langsung mengendap di hati........
Pfuhhhh........tampaknya masih perlu banyak waktu dan tenaga untuk belajar menerima kenyataan bahwa siang itu akan selalu ada "Matahari" dan "Matahari" itu memang akan selalu terik......
Friday, July 10, 2009

Baru saja ada satu baris kalimat tanya muncul di salah satu room ym antara aku dengan salah satu sahabat lelakiku.
Pertanyaannya sangat singkat, tapi lumayan cukup menohok....
" Kenapa ya fel perasaan cinta itu semakin besar ketika mata ini tidak melihat sosoknya...... ?"
Tanpa perlu berpikir lama, jari-jariku menekan keypad "Blackberry kesayanganku" untuk menjawab...........
" Karena ketika mata tidak melihat sosok, rasa haus dan rasa rindu itu tidak ada penawarnya"
Thursday, July 9, 2009
Waktunya Merajut Mimpi Kembali
0 comments Posted by Me with My Simple Heart at Thursday, July 09, 2009
Dalam sebuah perbincangan singkat dengan seorang teman beberapa jam yang lalu, ada satu hal yang bisa aku petik, semuanya bisa dirangkum oleh sebuah kalimat yang tidak akan hilang dikekang oleh zaman bahwa “Hari kemarin adalah Sejarah, Hari ini adalah Anugerah dan Hari esok adalah Misteri”
Sejauh apapun aku terlena dan terkekang oleh kejadian masa lampau namun tidak ada satu hal pun yang dapat aku lakukan untuk merubah hari kemarin, di jaman yang serba modern seperti sekarang ini masih mustahil rasanya untuk menemukan satu jenis benda yang bernama “Mesin Waktu”, mesin yang bisa mengembalikan waktu kembali ke beberapa tahun sebelum hari ini ada, jadi yang sudah berlalu yah biarlah berlalu, tampaknya sudah saatnya aku melakukan suatu terobosan mental yang istimewa di hari ini, karena hari ini adalah hadiah terindah yang Tuhan berikan untukku, dan keberhasilanku di hari esok akan di tentukan pada hari ini. Sudah saatnya aku harus bertindak untuk mendapatkan hari esok yang lebih cerah.
Ada pepatah yang mengatakan bahwa orang yang sukses itu adalah orang yang selalu mampu bangkit ketika terjatuh, jika aku mampu bangkit 2x lebih banyak dari saat terjatuh maka kesuksesan sudah ada di depan mata. Dengan memiliki tekad dan keyakinan yang kuat untuk terus maju maka hal itu bisa aku buat sebagai momentum untuk melakukan sesuatu atau merubah sesuatu.
Berubah dan memulai hal baru adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari lagi jika aku masih mendambakan kehidupan yang lebih baik, pekerjaan yang lebih baik, atau lingkungan yang lebih baik sekalipun.
Malam ini sudah seharusnya aku untuk mengevaluasi kembali tujuan hidupku. Saatnya memilih antara realitas dan idealisme, saatnya membuat kesepakatan-kesepakatan agar keduanya bisa berjalan bersama dan bermanfaat buat semua. Melihat orang tersenyum gembira atas apa yang telah aku lakukan adalah hal yang menyenangkan, tetapi memang benar KADANG-KADANG hidup itu dalam porsi dan takaran tertentu diperlukan “KE-EGOIS-AN”, jangan selalu berpikir untuk meng-iya-kan tuntutan dari orang lain untuk menjalani hidup yang “harus” aku jalani, yang kadang tidak seperti hidup yang “ingin” aku jalani, disaat aku masih diberikan kesempatan untuk berkata “TIDAK”.
Terlalu takut untuk berkata “TIDAK” , terlalu takut untuk dipandang “EGOIS”, terlalu takut untuk membuat orang lain menangis dan terluka adalah hal bodoh, aku tidak akan pernah lagi ingin terjebak pada “keharusan-keharusan″ yang diciptakan orang lain, bahkan keharusan itu lebih kuat dari keharusan yang aku ciptakan sendiri. Aku tidak ingin menjadi seperti apa yang orang lain inginkan, bukan seperti apa yang aku inginkan. Karena aku hidup sebagai diri aku sendiri, kebahagiaan dan kesedihan aku adalah cerminan diriku.
Sepertinya tulisanku malam ini belum cukup untuk membuat seorang sosok Fella yang baru esok pagi tetapi setidaknya lewat tulisan ini aku sedang mencoba untuk membangkitkan api semangat dan mental petarung yang sepertinya sudah lama hilang, mudah-mudahan dan memang seharusnya tulisan ini akan menjadi awal yang baik untuk semuanya, mimpi ku harus kurajut lagi dan semangatku untuk meraih mimpi harus kembali ada.
Hmm…tampaknya perjalanan masih panjang, kini waktunya untuk kembali mengisi peluru di senapan kosongku.
Tuesday, July 7, 2009
Songwriters: Ferguson, Stacy; Gad, Tobias
The smell of your skin lingers on me now
You're probably on your flight back to your home town
I need some shelter of my own protection,
To be with myself and center
Clarity, peace, serenity
I hope you know, I hope you know
That this has nothing to do with you
It's personal, myself and I
We've got some straightenin' out to do
And I'm gonna miss you like a child misses their blanket
But I've got to get a move on with my life
It's time to be a big girl now
And big girls don't cry Don't cry!
The path that I'm walkin', I must go alone
I must take the baby steps 'til I'm full grown,
Fairy tales don't always have a happy ending, do they?
And I foresee the dark ahead if I stayI hope you know,
That this has nothing to with you
It's personal, myself and I
We've got some straightenin' out to do
And I'm gonna miss you like a child misses their blanket
But I've got to get a move on with my life
It's time to be a big girl now
And big girls don't cry
Like the little school mate in the school yard
We'll play jacks and Uno cards
I'll be your best friend and you'll be mineValentine
Yes, you can hold my hand if you want to'
Cause I want to hold yours too
We'll be playmates and lovers
And share our secret worlds
But it's time for me to go home
It's getting late, dark outside
I need to be with myself, and center
Clarity, peace, serenity
I hope you know,
That this has nothing to do with you
It's personal, myself and I
We've got some straightenin' out to do
And I'm gonna miss you like a child misses their blanket
But I've got to get a move on with my life
It's time to be a big girl now
And big girls don't cry!!!!!
Tuesday, June 2, 2009
Pagi ini jam di dinding sudah menunjukkan tepat pukul 3, sebenarnya badan ini sudah lelah apalagi yang namanya mata, kemungkinan aku bisa tertidur amat sangat pulas hanya dalam hitungan detik setelah merebahkan diri ke atas kasur tanpa perlu menarik selimut dan memeluk guling, perkecualian untuk ritual sebelum tidur yang harus selalu aku lakukan kalau mau tidur nyenyak.
Hmm.....rasanya sudah berat menahan kantuk, setelah selama hampir enam jam berkutat dengan power point dan proses bisnis pembangunan tower, kadang aku mengutuk diriku sendiri, teringat pembicaraan dengan Mba Nanin di kantor sore tadi, banyak hal yang seharusnya tidak aku lakukan, tapi karena amat sering kata-kata keluar dari mulut tanpa sempat diolah terlebih dahulu di otak ini, jadi beginilah hasilnya, meng-iyakan sesuatu yang menurut senior-ku di kantor, adalah bukan menjadi kewajiban aku untuk mengerjakannya, apalagi sampai mengurangi waktu tidurku yang bisa dibilang sudah amat sangat minim saat hari kerja.
Oh iya, yang perlu aku garis bawahi dengan pernyataanku tadi adalah ukuran minim disini mungkin apabila dilihat dari kebutuhan tidurku, karena aku mengenal orang yang amat sangat minim waktu tidurnya tetapi dia bisa mengerjakan hal-hal yang luar biasa loh... dan sampai sekarang aku masih juga tidak habis pikir, "kok bisa yah?" hehehe....
Kembali kepada topik, bahwa cukup sering aku meng-iyakan sesuatu atau mengeluarkan pendapat dan pertanyaan tanpa mengolahnya baik-baik dengan menggunakan otak yang ada di dalam kepala.
Baru saja beberapa jam yang lalu, aku sempat melontarkan suatu pertanyaan yang sepertinya tidak harus dan tidak perlu aku pertanyakan, dan sungguh pertanyaan yang keluar tadi amat sangat kusesali, bahkan sampai membuat aku memutuskan untuk menunda sejenak kesempatan untuk tidur. Arghhhhhhhh Fella, betapa bodohnya yah kamu? sekarang aku jadi bermain-main dengan pikiranku sendiri, bermain-main dengan asumsi bodoh dan negative yang sulit diusir dari kepala ini.
Huahhh...pertanyaan bodoh dan jawaban yang terlalu dipaksakan!!!!!! **SWT**
Sunday, May 31, 2009
Mengutip dari Blog-nya Noodie....
Alkisah di suatu pulau kecil, tinggallah berbagai macam benda-benda abstrak: " ada Cinta, Kesedihan, Kekayaan, Kegembiraan dan sebagainya" .
Mereka hidup berdampingan dengan baik, namun suatu ketika, datang badai menghempas pulau kecil itu dan air laut tiba-tiba naik dan akan menenggelamkan pulau itu.
Semua penghuni pulau cepat-cepat berusaha menyelamatkan diri. Cinta sangat kebingungan sebab ia tidak dapat berenang dan tak mempunyai perahu. Ia berdiri di tepi pantai mencoba mencari pertolongan, sementara itu air makin naik membasahi kaki Cinta.
Tak lama Cinta melihat Kekayaan sedang mengayuh perahu.
"Kekayaan! Kekayaan! Tolong aku!" teriak Cinta."
Aduh! Maaf, Cinta!" kata Kekayaan, "perahuku telah penuh dengan harta bendaku. Aku tak dapat membawamu serta, nanti perahu ini tenggelam. Lagipula tak ada tempat lagi bagimu di perahuku ini."
Lalu Kakayaan cepat-cepat mengayuh perahunya pergi.
Cinta sedih sekali, namun kemudian dilihatnya Kegembiraan lewat dengan perahunya.
"Kegembiraan! Tolong aku!", teriak Cinta.
Namun Kegembiraan terlalu gembira karena ia menemukan perahu sehingga ia tak mendengar teriakan Cinta.
Air makin tinggi membasahi Cinta sampai ke pinggang dan Cinta semakin panik. Tak lama lewatlah Kecantikan.
"Kecantikan! Bawalah aku bersamamu!", teriak Cinta.
"Wah, Cinta, kamu basah dan kotor. Aku tak bisa membawamu ikut nanti kamu mengotori perahuku yang indah ini." sahut Kecantikan.
Cinta sedih sekali mendengarnya.Ia mulai menangis terisak-isak. Saat itu lewatlah Kesedihan.
"Oh, Kesedihan, bawalah aku bersamamu," kata Cinta.
"Maaf, Cinta. Aku sedang sedih dan aku ingin sendirian saja..." kata Kesedihan sambil terus mengayuh perahunya.
Cinta putus asa. Ia merasakan air makin naik dan akan menenggelamkannya. Pada saat kritis itulah tiba-tiba terdengar suara,
"Cinta! Mari cepat naik ke perahuku!" Cinta menoleh ke arah suara itu dan melihat seorang tua dengan perahunya. Cepat-cepat Cinta naik ke perahu itu, tepat sebelum air menenggelamkannya.
Di pulau terdekat, orang tua itu menurunkan Cinta dan segera pergi lagi. Pada saat itu barulah Cinta sadar bahwa ia sama sekali tidak mengetahui siapa orang tua yang menyelamatkannya itu. Cinta segera menanyakannya kepada seorang penduduk tua di pulau itu, siapa sebenarnya orang tua itu.
"Oh, orang tua tadi? Dia adalah Waktu." kata orang itu.
"Tapi, mengapa ia menyelamatkanku? Aku tak mengenalnya, bahkan teman-teman yang mengenalku pun enggan menolongku" tanya Cinta heran.
"Sebab," kata orang itu, "hanya Waktu lah yang tahu berapa nilai sesungguhnya dari Cinta itu ..."
Dari salah satu tulisan Anis Matta yang pernah aku baca, tantangan cinta yang paling rumit adalah waktu. Dalam perjalanan waktu, kesejatian cinta itu teruji. Dan, ujiannya adalah menjawab pertanyaan sesederhana ini: " seberapa besar kadar kebajikan yang terkandung dalam cinta itu ?" . Di alam tamsil ini cinta adalah kereta : ia hanya berjalan di atas rel kebajikan. Begitu kebajikanmu habis, kereta cinta juga berhenti berjalan. Hanya ketika kamu menjadi orang baik, kamu dapat mencintai dengan kuat. Kalau ujian cinta adalah waktu, maka jawabannya adalah kepribadian.
" Sebuah cinta melambung tanpa batas, perasaan itu melambung di antara ke dua jiwa di antara masa yang berbeda, sehebat apapun keduanya berusaha untuk hidup dan hadir di kehidupan satu sama lain, misteri sang waktu akan selalu hadir sebagai isyarat yang terlalu sulit untuk dipecahkan, hanya waktu yang bisa menjawab segalanya, dan seiring waktu berjalan hanya ke-ikhlasan yang akan menjadikan jiwa itu kuat "
Sunday, May 10, 2009
" The Great Successful Persons have used their imagination,
They think ahead and create their mental picture,
and then go to work materializing that picture in all its details,
filling in here, adding a little here, altering this a bit and that a bit, but steadily building "
Sabtu yang penuh tawa di pojokan Sky Dinning
0 comments Posted by Me with My Simple Heart at Sunday, May 10, 2009Sabtu malam yang menyenangkan, nungkrung-nungkrung di salah satu pojokan Plangi-Sky Dinning ditemani lima orang makhluk yang berbeda kepribadian dan bentuk, ada dua Batak, satu Timor, satu Jawa dan satu Arab....ahahaha..mungkin terdengar agak sedikit SARA, tapi itulah kami, memang suka sedikit "ceng-ceng an" dengan asal usul tapi tidak terpisahkan dengan perbedaan yang ada.
Layaknya ritual pertemuan kami, pasti diawali dengan saling memeluk, cium pipi kanan dan kiri kemudian sibuk berdebat "mau duduk dimana nie? n enaknya makan apa yah?????"
Setelah 5 menit, berjalan dari satu ujung ke ujung lain akhirnya kami memilih salah satu tempat di pojokan, yang tidak terlalu terkontaminasi dengan hingar bingarnya suara live musik dan orang yang lalu lalang.
Ditemani makanan, minuman dan tiga bungkus rokok Sampoerna Mild, obrolan dimulai dengan membicarakan pekerjaan kami masing-masing dan bla..bla...bla, yang spesial malahan ketika percakapan mengenai masa lalu dimulai, "Flash Back Time", dari mulai senyum hingga tertawa terbahak-bahak dibuatnya, mengenang dan berkumpul dengan kawan-kawan lama memang mengasyikan!, Sayang… harus berakhir dengan pelukan erat perpisahan, karena saat itu jam sudah menunjukkan pukul 01.00.
" Siklus kehidupan ini membuat seseorang tak banyak memiliki teman sejati. Selama hampir lima tahun sejak pertemuan kita, aku merasa bahwa kita sama-sama mampu membantu di dalam berbagai cara, kita punya rasa simpatik yang sama dalam suka dan duka, kita mampu meperkenalkan satu sama lain pada hal-hal yang berguna dan kita mempunyai rasa persahabatan itu, walaupun kadang ada kemarahan diantara kita tapi semuanya itu selalu diakhiri dengan senyum dan kata maaf. Percaya atau tidak kalian semua adalah salah satu kebahagiaan dalam hidup ini...many thanks for u guys, i love u all and hopefully our friendship will last forever and ever"
Monday, May 4, 2009
Aku butuh lebih banyak penawar!!!!!!!
0 comments Posted by Me with My Simple Heart at Monday, May 04, 2009Hari ini sama seperti hari-hari kemarin,
Penyiksaan masih terus berlanjut,
Dan aku sedang bertahan untuk bisa keluar dari medan siksaan ini,
Pffuhhhh.............
Sesuatu yang berada amat sangat dekat tetapi rasanya jauh,
Mustahil untuk digenggam,
Mustahil untuk didekap,
Sampai kapan aku cukup kuat,
Menahan rasa haus yang setiap hari bertambah dosisnya,
Haus akan sesuatu yang dinamakan kasih sayang dan cinta,
Sepertinya aku butuh lebih banyak penawar daripada hanya seteguk keikhlasan dan dua teguk kepasrahan yang aku miliki saat ini.
NB :
" I hate this part right here, but believe me i am trying so hard to find my way back"
Saturday, April 25, 2009
Arghhhhhhhhhhhhhh.......................................
Kesabaran ini semakin lama semakin menipis,
Kekuatan ini semakin lama semakin menghilang,
Keyakinan ini semakin lama semakin tenggelam,
Aku cuma manusia yang punya kepasrahan, kepasrahan pada hidup yang sekarang sedang kupijak dan mulai bertanya apakah Tuhan itu ada?
Maafku untuk hidup dan empunya hidup, karena rasa syukur atas "cinta" yang Kau berikan tidak pernah bisa kuyakini....yang aku yakin sekarang "cinta" itu telah lama hilang dan aku tak kan pernah lagi bisa untuk menyakininya....
Aku hanya tinggal menunggu waktuku tiba, waktu dimana aku punya cukup keberanian untuk menembus ruang waktu dan keluar dari kotak rapuh ini.
Thursday, March 5, 2009
JUST DO MY BEST and My Jesus Christ will take the rest
0 comments Posted by Me with My Simple Heart at Thursday, March 05, 2009"Come into me, all ye that labor and are heavy laden, and I will give you rest. Take my yoke upon you, and learn of me; for I am meek and lowly in heart: and ye shall find rest unto your souls. For my yoke is easy, and my burden is light."
Like my lovely brother said, I just need to do my BEST and let the GOD take a rest.... :)
Sunday, March 1, 2009
Iseng-iseng masuk BLOG Poe... eh nemuin link buat test kepribadian, jadi daripada bengong, klak klik klak klik mouse gak tau mau ngapain, ya udah coba-coba deh ngisi test itu dan hasilnya adalah :
Your view on yourself:
You are down-to-earth and people like you because you are so straightforward. You are an efficient problem solver because you will listen to both sides of an argument before making a decision that usually appeals to both parties.
The type of girlfriend/boyfriend you are looking for:
You like serious, smart and determined people. You don't judge a book by its cover, so good-looking people aren't necessarily your style. This makes you an attractive person in many people's eyes.
Your readiness to commit to a relationship:
You are ready to commit as soon as you meet the right person. And you believe you will pretty much know as soon as you might that person.
The seriousness of your love:
Your have very sensible tactics when approaching the opposite sex. In many ways people find your straightforwardness attractive, so you will find yourself with plenty of dates.
Your views on education:
Education is very important in life. You want to study hard and learn as much as you can.
The right job for you:
You're a practical person and will choose a secure job with a steady income. Knowing what you like to do is important. Find a regular job doing just that and you'll be set for life.
How do you view success:
You are afraid of failure and scared to have a go at the career you would like to have in case you don't succeed. Don't give up when you haven't yet even started! Be courageous.
What are you most afraid of:
You are concerned about your image and the way others see you. This means that you try very hard to be accepted by other people. It's time for you to believe in who you are, not what you wear.
Who is your true self:
You are mature, reasonable, honest and give good advice. People ask for your comments on all sorts of different issues. Sometimes you might find yourself in a dilemma when trapped with a problem, which your heart rather than your head needs to solve.
Setelah dibaca-baca sepertinya hasilnya lumayan mendekati kepribadianku loh... :)
Thursday, January 29, 2009
Perasaan Hati versus Logika Otak
1 comments Posted by Me with My Simple Heart at Thursday, January 29, 2009Seminggu ini penyakit susah tidur atau yang lebih sering dikenal dengan istilah keren “Insomnia” kembali mampir dalam hidup aku. Seperti hari-hari kemarin, pagi ini pun saat jam dinding menunjukkan angka 04.00, mataku masih tidak bisa tertutup, padahal badan ini sudah sangat lelah apalagi ditambah migren yang belum pergi juga dari tadi siang.
Sebenarnya aku tahu benar apa yang menyebabkan hal ini terjadi, tapi sayangnya aku Cuma bisa menduga penyebabnya tanpa punya kemampuan untuk mengatasinya…atau mungkin aku tahu bagaimana cara mengatasinya tetapi aku tidak cukup kuat untuk mencoba mengatasi semuanya. Jadi kucoba untuk mengikuti nasihat seorang teman, kutulis semua yang ada di dalam pikiranku dan ketika aku mencurahkan semua pikiran, beban dan keresahan yang ada di dalam setiap bagian dari tubuh ini, aku hanya berharap ada sebagian yang ikut keluar juga.
Otak aku rasanya ingin terus berfikir, mencari jawaban dan semua alasan-alasan yang rasional dan dibenarkan oleh moral dan hukum di dunia manapun termasuk dunia akherat, sementara hati ini rasanya terus gelisah dan melontarkan penyangkalan-penyangkalan dari hasil pemikiran si otak.
Otak dan hati memang dua hal yang amat sulit disatukan dalam hal pemahaman dan kerangka berpikir, kadang otak mengharuskan untuk berjalan ke arah kanan dan hati menginginkan untuk berbelok ke arah kiri. Dua arah yang berbeda yang kemungkinan menghasilkan dua tujuan lokasi yang berbeda pula.
Selama ini aku lebih banyak menggunakan hati dalam bertindak, dan mengacuhkan perintah-perintah otak. Selama ini hati lebih banyak mendominasi dan otak lebih banyak diremehkan. Pemikiran yang sederhana, ketika aku ikuti kata hati, maka hasilnya hatiku bahagia….tetapi ketika aku ikuti perintah otak, maka kadang hatiku menangis dan sedih. Dan aku adalah sosok manusia, yang ingin selalu bahagia daripada mengalami kesedihan…
Kembali hari ini pembuktian diri bahwa aku belum cukup dewasa dalam memaknai apa kata hati dan bagaimana menyelaraskan antara keinginan hati dan perintah otak. Sepertinya umur yang semakin bertambah belum juga sejalan dengan pertambahan kedewasaan. Bagaimana mungkin aku masih bisa mempertanyakan dan juga menyesali satu keputusan yang kujalani dari hasil pemikiran otak yang menurut salah seorang sahabat ku, itu adalah keputusan terbaik dan terhebat yang pernah aku ambil.
Apa benar namanya keputusan yang baik dan hebat, kalau hasilnya cuma bisa membuat hati ini menangis dan bersedih?
Betapa sulitnya mengesampingkan apa yang dirasakan oleh hati demi sebuah tujuan mulia dan pemikiran rasional yang dihasilkan oleh otak yang bisa diterima oleh logika berpikir setiap mahkluk Tuhan dari semua aliran kepercayaan-Nya. Apa memang takdirnya di dunia ini bahwa hati memang tidak pernah bisa selaras dengan otak, layaknya matahari dengan bulan, kiri dengan kanan, yin dengan yang ataupun hitam dengan putih?
Aku cuma mau tertawa lepas dan hidup bahagia, aku benci menangis dan hidup dalam kesedihan. Aku cuma mau kehangatan dan kenyamanan, aku benci merasakan dingin dan kesendirian. Aku cuma mau kembali mengikuti keinginan hati bukan logika berpikir dari si Otak….tetapi waktu terus berjalan dan aku tidak punya daya dan kuasa untuk mengembalikan waktu ke saat sebelum semuanya ini dimulai.
Dari sini aku belajar bahwa pengorbanan yang cukup besar adalah SAAT KETIKA AKU HARUS BISA MENGALAHKAN SESUATU YANG KELUAR DARI HATI DAN TIMBUL DARI PERASAAN UNTUK SESUATU HAL YANG LEBIH BISA DITERIMA OLEH AKAL PIKIRAN ORANG LAIN, YANG MUNGKIN BERTENTANGAN DENGAN AKAL PIKIRAN AKU SENDIRI SAAT AKU SEBAGAI PELAKSANANYA UNTUK SESUATU HAL YANG DIYAKINI AKAN MEMBAWA KEBAIKAN BAGI DIRI KU DI MASA DEPAN.






