Saturday, October 4, 2008

CHANGE

Ada yang bilang bahwa hidup manusia itu senantiasa berubah dan berubah, perubahan bisa terjadi kapan saja dan dalam batasan waktu yang tidak tentu, bisa dalam hitungan tahun, bulan, hari, jam bahkan detik. Kadang ketika saya berpikir mengenai perubahan, maka timbul suatu pemikiran dimana ada tuntutan dalam hidup yang mengharuskan kita untuk selalu berlari mengejar perubahan dan beradaptasi dengan keadaan – keadaan baru. Dunia terus berubah, bahkan Tuhan pun menyukai perubahan, lihat saja musim yang selalu berganti atau ciptaan-Nya yang secara alami selalu berubah seiring perjalanan waktu.

Tahukan Anda bahwa hari ini adalah hasil dari hari kemarin, apabila kita terus memperlakukan hari ini sama dengan hari kemarin, maka hari esok akan tetap sama seperti hari ini dan pada suatu saat nanti kita akan dikagetkan oleh suatu kenyataan ketika kita menyadari bahwa posisi dan keadaan kita sekarang ternyata sama dengan keadaan kita sebelumnya tanpa ada satu pun perubahan yang kita hasilkan.

Tahukan Anda bila kita menolak untuk berubah di saat orang lain dan lingkungan di sekitar kita berusaha untuk berlari ke arah yang lebih baik , maka sebenarnya kita sedang menjauhkan diri dari kemampuan untuk menghasilkan yang lebih baik dan yang lebih hebat terutama untuk diri kita.

Ada sebuah artikel yang pernah saya baca mengenai “Trend jam buatan Swiss”. Tak dapat disangkal lagi bahwa jam buatan Swiss sangat popular pada tahun 40an. Bayangkan saja, 80% dari semua jam yang dijual di dunia ini adalah buatan Swiss. Pada akhir tahun 50an penemuan jam dengan sistem digital disodorkan kepada para pemimpin perusahaan jam Swiss. Sayangnya mereka anti dengan perubahan. Mereka menolak gagasan baru ini karena sudah merasa memiliki perusahaan jam yang paling populer dan paling bergengsi di dunia. Orang yang mengembangkan jam digital ini kemudian menjual idenya kepada Seiko di Jepang. Hasilnya…. meledak di pasaran! Jam buatan Swiss terus merosot dan kalah bersaing dengan jam yang menggunakan sistem digital. Dulu jam buatan Swiss menguasai 80% pasar dunia, namun sekarang 80% jam yang dijual di seluruh dunia menggunakan sistem digital! Ah, seandainya saja perusahaan jam di Swiss mau menerima sistem yang baru dan berani mengadakan perubahan. Seandainya saja mereka terbuka dengan hal-hal baru. Memang konyol melihat orang-orang yang lebih suka mati daripada memilih untuk melakukan perubahan.

Mari kita mulai berlari dan mengisi hidup kita dengan perubahan-perubahan, sekecil apapun perubahan yang kita lakukan akan selalu memiliki dampak positive bagi hidup kita. Seperti perubahan kecil yang telah saya lakukan, pagi ini saya bangun jauh lebih pagi dari biasanya hanya untuk membuat satu artikel motivasi yang sedang Anda baca dengan ditemani secangkir kopi pahit. Suara kicau burung dan sejuknya udara pagi yang tidak pernah saya dapatkan hari-hari sebelumnya sepertinya memberikan saya semangat lebih untuk menjalani hari ini dan setidaknya hari yang diawali jauh lebih pagi ini akan membuat saya terhindar dari absen berwarna merah.

(Diadaptasi dari Mario Teguh for my 1st Indonesian Tower Buletin)

0 Comments:

Post a Comment